Sabtu, 02 Februari 2013
ARTI BUNYI BEEP PADA KOMPUTER
Arti Bunyi Beep Pada Komputer. Sadar atau tidak saat kita menyalakan komputer pasti terdengar bunyi atau suara beep. Sebenarnya banyak sekali bunyi beep yang bisa dihasilkan komputer. Akan tetapi arti bunyi beep bisa berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa bunyi beep beserta artinya.
Selain bunyi “beeb” beberapa komputer dengan bios tertentu ada yang bersuara “tit tit tit”. Nah dengan mengetahui arti bunyi beep pada komputer, maka kita dengan cepat akan tahu kerusakan komputer kita ada di bagian mana. Nah dengan demikian kita akan lebih mudah dalam memperbaikinya.
Arti Bunyi Beep Pada Ami Bios
• Beep 1x Memory refresh failure Bad memory
• Beep 2x Memory parity error Bad memory
• Beep 3x Base 64K mem failure Bad memory
• Beep 4x Timer not operational Bad motherboard
• Beep 5x Processor error Bad processor
• Beep 6x 8042 Gate A20 failure Bad CPU or Motherboard
• Beep 7x Processor exception Bad processor
• Beep 8x Video memory error Bad video card or memory
• Beep 9x ROM checksum error Bad BIOS
• Beep 10x CMOS checksum error Bad motherboard
• Beep 11x Cache memory bad Bad CPU or motherboard
Arti Bunyi Beep Pada Award-BIOS
• Beep 1x panjang terus menerus : RAM tidak terpasang dengan benar atau rusak
• Beep 1x panjang, 1x pendek : Terdapat masalah pada Motherboard
• Beep 1x panjang, 2x pendek : VGA rusak atau tidak terpasang dengan tepat
• Beep 1x panjang, 9x pendek : Terdapat masalah pada bios
• Beep pendek Tak terputus : Ada masalah dengan power.
Arti Beep Pada Phoenix-BIOS
• Beep 1x-1x-4x : BIOS mengalami kerusakan.
• Beep 1x-2x-1x : Terjadi kerusakan pada motherboard.
• Beep 1x-3x-1x : Terjadi kerusakan pada RAM atau tidak terpasang dengan benar.
• Beep 3x-1x-1x : Motherboard rusak atau error
• Beep 3x-3x-4x : VGA card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Jika arti bunyi beep mengindikasikan adanya masalah pada RAM atau VGA card ada baiknya untuk mencopotnya terlebih dahulu. Kemudian bersihkan RAM dan VGA anda menggunakan penghapus, biasanya setelah hal ini dilakukan PC anda akan kembali normal.
Rabu, 23 Januari 2013
SUBNETING
Subnetting adalah sebuah teknik yang mengizinkan para administrator jaringan untuk memanfaatkan 32 bit IP address yang tersedia dengan lebih efisien. Teknik subnetting membuat skala jaringan lebih luas dan tidak dibatas oleh kelas-kelas IP (IP Classes) A, B, dan C yang sudah diatur. Dengan subnetting, anda bisa membuat network dengan batasan host yang lebih realistis sesuai kebutuhan.Subnetting menyediakan cara yang lebih fleksibel untuk menentukan bagian mana dari sebuah 32 bit IP adddress yang mewakili netword ID dan bagian mana yang mewakili host ID.
Dengan kelas-kelas IP address standar, hanya 3 kemungkinan network ID yang tersedia; 8 bit untuk kelas A, 16 bit untuk kelas B, dan 24 bit untuk kelas C. Subnetting mengizinkan anda memilih angka bit acak (arbitrary number) untuk digunakan sebagai network ID.
Dua alasan utama melakukan subnetting:
1. Mengalokasikan IP address yang terbatas supaya lebih efisien. Jika internet terbatas oleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000, atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.
2. Alasan kedua adalah, walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network. Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama harus berada di physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain broadcast yang sama, yang berarti sebuah medium network harus membawa semua traffic untuk network. Karena alasan kinerja, network biasanya disegmentasikan ke dalam domain broadcast yang lebih kecil – bahkan lebih kecil – dari Class C address.
Subnet
Subnet adalah network yang berada di dalam sebuah network lain (Class A, B, dan C). Subnets dibuat menggunakan satu atau lebih bit-bit di dalam host Class A, B, atau C untuk memperlebar network ID. Jika standar network ID adalah 8, 16, dan 24 bit, maka subnet bisa memiliki panjang network ID yang berbeda-beda.
Tujuan subnetting :
1. Untuk mengefisienkan pengalamatan (misal untuk jaringan yang hanya mempunyai 10 host, kalau kita menggunakan kelas C saja terdapat 254 - 10 =244 alamat yang tidak terpakai).
2.Membagi satu kelas netwok atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
3.Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.
4.Untuk mengatasi masalah perbedaaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
Fungsi dari Subnetting
fungsi dari subnetting ini untuk melakukan subnetting terdiri dari beberapa proses, yaitu: teknik subnetting ini ada beberapa metode a.l vlsm (variable length .subnetting. di internet banyak sekali artikel-artikel yang membahas 24 okt 2007 subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah network address .subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian ccna dengan berbagai variasi konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. gratis artikel makalah skripsi tesis proposal karya ilmiah tentang subneting. unlimited download lab 10.3.5a basic subnetting - instructor version pdf 6 mei 2007 sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? setelah anda membaca artikel konsep subnetting, dan memahami konsep subnettingsebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. disatu sisi 5 feb 2011 pada saat mengajar dan memahamkan materi subnetting di kelas penghitungan subnetting selama ini lancar-lancar saja dan tingkat pemahaman
Implementasi Subnetting
Di tiap perusahaan yang mempunyai jaringan pasti memiliki komputer lebih dari satu
mungkin 100 atau 200 komputer. Agar Komputer tersebut dapat berhubungan dengan
lancar maka harus kita harus menggunakan subnetting.
Fungsi dari subnetting ini yaitu:
1. Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan tidak
1. akan bertabrakan (collision) atau macet.
2. Teroptimasinya unjuk kerja jaringan
3. Pengelolaan yang disederhanakan
4. Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh, contoh
WAN yang menggunakan jaringan antar kota yang berbeda.
Tabel Subnet :
Class Subnet Mask Default
A 255.0.0.0
B 255.255.0.0
C 255.255.255.0
Untuk IP adress kelas A tidak dapat memakai subnet kelas B demikian pula sebaliknya.
Jika kalian pernah menemukan istilah 255.0.0.0/8 maksud dari istilah tersebut adalah,
subnet mask 255.0.0.0 mempunyai bit yang aktif (angka 1) sebanyak 8. Angka 8 setelah
karakter ‘/’ menunjukkan banyaknya angka 1. Sebenarnya subnet mask terdiri dari
bilangan – bilangan biner, misalnya 255.0.0.0 jika dikonversi ke biner maka menjadi
11111111.00000000.00000000.00000000. Oleh karena itu penulisannya menjadi
255.0.0.0/8. Contoh lainnya adalah 255.255.255.224/27 jika dikonversi ke biner maka
akan menjadi 11111111.11111111.11111111.11100000.
Melakukan Subnetting
Untuk melakukan subnetting terdiri dari beberapa proses, yaitu:
Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask Yaitu dengan cara
memakai rumus 2x – 2 = jumlah subnet, x adalah bit 1 pada subnet mask. Misalnya
11000000, maka x adalah 2 (dilihat dari jumlah angka 1 yang ada di situ), 22 – 2 = 2
subnet.
1. Menentukan jumlah host per subnet Yaitu dengan memakai rumus 2y – 2 =
jumlah host per subnet, y adalah jumlah bit dibagian host atau yang bernilai nol
‘0’. Misalnya 11000000, maka y adalah 6 (dilihat dari angka 0 yang ada disitu), 26
– 2 = 62 host
2. Menentukan subnet yang valid Yaitu dengan mengurangi 256 dengan angka yang
ada dibelakang subnet mask, misalnya 255.255.255.224/27, maka untuk
menentukan subnet yang valid 256 – 224 = 32. Hasil dari pengurangan
ditambahkan dengan bilangan itu sendiri sampai berjumlah sama dengan angka
belakang subnet mask. 32 + 32 =64, 64 + 32 = 96, 96 + 32 = 128, 128 + 32 = 160,
160 + 32 = 192, 192 + 32 = 224. maka jumlah host yang valid adalah 32, 64, 96,
128, 160, 192.
3. Menentukan alamat broadcast untuk tiap subnet Yaitu mengambil alamat ip
address yang terletak paling akhir
4. Menetukan host-host yang valid untuk tiap subnet Yaitu mengambil nomor
diantara subnet-subnet dengan menghilangkan angka 0 dan angka 1.
Contoh Kasus
Misalnya 255.255.255.192/26, kita akan melakukan subnetting IP address 192.168.10.0.
Maka langkah yang harus dilakukan.
Alamat network : 192.168.10.0
Subnet mask : 255.255.255.192
1. Menentukan subnet yang dihasilkan subnet mask Konversi 192 ke biner yaitu
11000000. Ambil jumlah angka 1 untuk menentukan x, sehingga x = 2. pakai
rumus 2x – 2 = jumlah subnet, sehingga 22 – 2 = 2.
2. Menentukan jumlah host Ambil jumlah angka 0 dari konversi 192 untuk memberi
nilai y. 11000000. Sehingga y = 6. Pakai rumus 2x – 2 = jumlah host, maka 26 – 2
= 62.
3. Menentukan subnet yang valid. Kurangi 256 dengan 192, 256 – 192 = 64.
Tambahkan 64 sampai sejumlah 192. 64 + 64 = 128, 128 + 64 = 192. Maka
subnet yang valid 64, 128
4. Menentukan broadcast Terletak tepat sebelum subnet berikutnya yaitu 127 dan
191
5. Menentukan host yang valid Dapat dilihat keterangannya di tabel berikut
Nama Host I Host II IP address asli Host I IP address asli Host Subnet 64 128
- -
Host Pertama 65 129 192.168.10.65 192.168.10.129
Host terakhir 126 190 192.168.10.126 192.168.10.190
Alamat Broadcast 127 191 - -
Nah dilihat ditabel ini kita dapat menghitung berapa jumlah host nya yaitu
(126-
65) + (190-129) = 122 host dalam 1 jaringan tersebut.
PENGERTIAN DAN FUNGSI ACCESS POINT
Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. WAP biasanya yang terhubung ke jaringan kabel, dan dapat relay data antara perangkat nirkabel (seperti komputer atau printer) dan kabel pada perangkat jaringan.
Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.
MEMASANG CARD PADA KOMPUTER & MENGINSTAL ACCESS POINT
1. Pertama kali harus memasang card Wireless di PC dan menginstall drivernya.
2. Abaikan bila saat card dipasang langsung meminta drivernya saat windows diaktifkan, tunggu sampai driver card tersebut diinstall baru Windows di restart ulang maka driver card akan terpasang dengan sendirinya.
Cara Instalasi Perangkat Access Point.
Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Letakkan Access Point pada tempat yang optimum, biasanya berada di tengah-tengah
dan line of sight dengan PCs maupun wireless accessories (adapter dan router).
2. Tempatkan antenna pada posisi dimana antenna mampu mengover wireless network dengan baik. Normalnya, performansi yang paling baik adalah antenna diletakkan pada tempat yang lebih tinggi.
3. Hubungkan AC power adapter ke socket power Acces Point.
4. Hubungkan ujung kabel UTP straight ke Access Point dan ujung kabel lainnya ke switch.
5. Klik Start, Connect To, lalu pilih Show All Connection pada komputer.
6. Klik kanan pada Local Area Connection lalu pilih Status
7. Klik Properties pada Local Area Connection Status, Lalu klik properties pada Internet Protokol TCP/IP.
8. Setting IP Address komputer anda dengan IP 192.168.1.2 subnet mask 255.255.255.0 dan default gateway 192.168.1.1
9. Buka net browser (Internet Explorer, Opera, Mozilla) dan pastikan proxy pada net browser anda kosong.
10. Ketik 192.168.1.1 dalam Address field net browser. 192.168.1.1 merupakan IP address default dari Access Point Linksys ini.
11. Ketik admin pada username dan pada password (username dan password default Access Point Linksys ini adalah admin)
12. Setting tab setup seperti dibawa ini :
Internet Setup
- Internet Connection type : Automatic Configuration – DHCP
- Optional Setting
- Router Name : WRT54G (default)
- Host Name : (kosong)
- Domain Name : (kosong)
- MTU : Auto (default)
Network Setup
- Router IP :
- Local IP Address : 192.168.1.1 (default)
- Subnet Mask : 255.255.255.0
- Network Address Server Setting
- DHCP Server : Enable (Access Point memberikan alamat IP pada masing-masing Host secara otomatis)
- Starting IP Address : 192.168.1.100 (IP yang akan diberikan dimulai dari 192.168.1.100)
- Maximum Number : 50 (Jumlah host yang akan diberikan alamat IP of DHCP User oleh akses point dibatasi hanya 50 host)
- Client Lease Time : 0 (default)
- Static DNS 1,2,3 : 0.0.0.0 (default)
- WINS : 0.0.0.0 (default)
- Time Setting
- Time Zone : (GMT+07.00 Thailand, Rusia)
- Klik Save Settings
13. Klik Tab Wireless, lalu konfigurasi seperti berikut :
- Wireless Network Mode : Mixed (default Access Point yang akan support pada standard 802.11b dan 82.11g)
- Wireless Network Name : Lab Wireless (Nama Access Point yang akan (SSID) terdeteksi di jaringan wireless )
- Wireless Channel : 6-2.437 GHz (default kanal yang digunakan)
- Wireless SSID Broadcast : Enabled (SSID akan dibroadcast ke jaringan wireless)
14. Klik Save Settings.
IP ADDRESS ACCESS POINT
1. Langkah berikutnya adalah melakukan setting IP Address, layaknya kalau kita pakai Card Ethernet. Setting IP untuk pertama kali harus mengikuti setting IP Default dari ACCESS POINT. Di AP merek Dlink mereka memakai IP Address default 192.168.0.50. Oleh karenanya setting IP pada PC harus mengikuti setting tersebut (Misal 192.168.0.51 dan seterusnya).
2. Bila setting IP Address pada PC berbeda dengan yang ada di AP, maka jaringan belum bisa konek ke AP. Setelah salah satu PC telah diset IP nya sesuai dengan IP AP, maka dari PC tersebut bisa melakukan setting Access Point, termasuk merubah IP address pada AP, Password, Nama AP, dll.
3. Setiap AP yang terpasang harus di berikan IP dan NAMA yang berbeda, layaknya pemberian IP dan penamaan pada komputer.
MERUBAH SETTING IP ADDRESS pada ACCESS POINT
1. AP dengan merek D-Link menggunakan IP default 192.168.0.50. Maka untuk masuk pada menu setting pada AP bisa melalui Internet Explorer, dengan mengetikkan http://192.168.0.50 lalu tekan enter. Pada AP merek Dlink untuk masuk pertama kali pakai user admin tanpa menggunakan password.
1. INGAT bahwa sarat pertama untuk bisa mengakses AP adalah harus terpasang kedua driver card & AP, lalu setting IP Address harus sama (pakai 192.168.0.50 dan seterusnya)
2. Setelah bisa masuk menu AP, baru kemudian IP pada AP bisa disesuaikan dengan yang kita mau, misal kita ubah menjadi 192.168.1.1 dst seperti yang biasa kita pakai. Bila IP pada AP telah berubah, maka harus kita ubah pula setting IP pada setiap komputer yang menggunakannya, kalau tidak maka tidak akan bisa konneck ke AP, artinya PC tidak bisa masuk dalam jaringan.pada tampilan diatas IP address bisa dirubah sesuai dengan keinginan, lalu tekan tombol APLLY
1. Setiap AP dilakukan setting, akan nyala lampu indikatornya. Dan butuh waktu beberapa saat sampai setting baru bisa digunakan.
2. Nomor IP yang telah digunakan untuk Access Point tidak boleh digunakan untuk IP Address pada PC atau Accesss Point lainnya.
3. Jika setting IP address Acces Point dirubah, maka tiap kali masuk ke menu admin harus pula menggunakan IP address yang baru tersebut. Pada default menggunakan http://192.168.0.50. jika IP diubah menjadi 192.168.1.55 maka untuk masuk ke setting admin harus menggunakan http://192.168.1.55
Langganan:
Postingan (Atom)

